James: Did you read about that Cornell lawsuit? It actually made my stomach drop.
James: Kamu sudah baca berita tentang gugatan mahasiswa Cornell belum? Asli, bacanya saja bikin lemas.
Charlotte: Yeah.
Charlotte: Iya, sudah.
Charlotte: A former student is suing seven men for sexually assaulting her back in 2024.
Charlotte: Ada mantan mahasiswi yang menggugat tujuh pria karena menyerangnya secara seksual pada tahun 2024 lalu.
James: Seven men at a fraternity? That is terrifying.
James: Tujuh anggota perkumpulan mahasiswa? Mengerikan sekali.
Charlotte: It really is. She says they drugged her at the house.
Charlotte: Memang parah banget. Katanya dia dicekoki obat waktu di gedung perkumpulan itu.
Charlotte: Cornell even banned the fraternity.
Charlotte: Pihak Cornell bahkan sampai membubarkan perkumpulan mahasiswa itu secara permanen.
James: Wait, so why are criminal charges only being talked about now?
James: Tunggu sebentar, lalu kenapa masalah tuntutan pidana baru diungkit sekarang?
Charlotte: Because two years ago, the local district attorney just declined to charge them.
Charlotte: Soalnya dua tahun lalu, jaksa wilayah setempat langsung menolak untuk mendakwa mereka begitu saja.
James: Declined? How does someone look at an assault report and just walk away?
James: Menolak? Bagaimana bisa ada laporan kasus penyerangan tapi dibiarkan menguap begitu saja?
Charlotte: He claimed her initial report did not meet the legal standard for a crime.
Charlotte: Klaimnya sih laporan awal korban dianggap tidak memenuhi unsur pidana secara hukum.
James: That sounds like an excuse. Did he even investigate properly?
James: Kedengarannya cuma alasan saja. Apa dia benar-benar menyelidikinya dengan benar?
Charlotte: Experts say he never even interviewed the victim!
Charlotte: Kata para pakar, jaksa itu bahkan sama sekali tidak pernah mewawancarai korbannya!
Charlotte: Plus, he failed to check their text messages.
Charlotte: Parahnya lagi, pesan teks di antara para pelaku pun tidak diperiksa sama sekali.
James: Are you serious? He skipped the most basic steps.
James: Yang benar saja? Prosedur paling mendasar saja dilewati.
Charlotte: Exactly. That complete failure has sparked huge national outrage across the country.
Charlotte: Tepat sekali. Kelalaian total itulah yang akhirnya memicu kemarahan publik di seluruh penjuru negeri.
James: No wonder people are furious. So is the case just stuck forever?
James: Pantas saja orang-orang pada geram. Jadi, apakah kasusnya bakal mangkrak selamanya?
Charlotte: Not anymore. Governor Kathy Hochul stepped in because she completely lost faith in him.
Charlotte: Sekarang tidak lagi. Gubernur Kathy Hochul turun tangan langsung karena sudah hilang kepercayaan sama jaksa itu.
James: Good. So who handles it now?
James: Baguslah kalau begitu. Jadi sekarang siapa yang menanganinya?
Charlotte: The state attorney general is taking over the new investigation.
Charlotte: Jaksa agung negara bagian yang akan mengambil alih penyelidikan barunya.
Charlotte: Finally, someone might actually do the job.
Charlotte: Akhirnya ada juga pihak yang benar-benar berniat mengusut tuntas kasus ini.